Postingan

Bangkit

Seorang manusia pasti pernah merasakan titik terendah di hidupnya, apapun itu sebabnya. Tapi setiap kita berada di titik itu apa yang kits lakukan? mengeluh? lelah? mengadu? selain itu apa lagi? pernah gak kita dikasih ujian tapi bersyukur? mungkin pernah tapi ya ngeluh lagi Setelah dipikir - pikir, sedih, kecewa dan semua yang ada di titik terendah kita itu tercipta untuk memotivasi diri kita buat lebih baik lagi, buat intopeksi diri, buat sadar kalo kita yang kemarin enggak dijalan yang tepat. Coba buat ngeputer balikin fakta yang ada, kaya yang tadi dibilang, kalo lagi kecewa pasti sedih, marah, ngerasa dunia gak adil, ngerasa jadi orang paling menyedihkan di dunia. Kita dikasih kilas balik buat inget semua perjuangan dan apa aja yang udah kita lakuin buat sampe di titik yang sekarang ini, entah itu yang diharepin atau engga. Pilihan tuhan itu yang terbaik, meskipun udah usaha ikhtiar dan tawakal buat ngedapetin A tapi kalo dikasih B yauda gapapa, berarti usaha dan ikhtiar kamu untu...

Mungkin dan Kalau Saja

Mungkin dan Kalau Saja Mungkin kalau semua ini masih berlangsung Kata - kata ini akan aku kirim sebagai penghantar tidur mu Menemani gelapnya malam di sudut kamarmu yang sunyi itu Menunggu mu terlelap sambil membaca ini semua mungkin terasa indah Sambil mendengarkan lagu get you the moon nya kina Dan aku yang masih saja menyanyikan lagu sampai jadi debu banda neira yang mungkin terdengar membosankan Kita yang belum mengenal satu sama lain tiba - tiba saling jatuh cinta Tanpa tahu sebabnya apa Sudah dirasa cukup mengenal dan ya Memang sudah kenal, tapi belum erat Semakin hari saling mengeratkan diri dan.. Akhirnya kita bisa saling memiliki yaa.. senang Setelah penantian panjang dan akhirnya bertemu dengan mu, Yang sangat dingin dan hangat di waktu yang sama Enggak pernah sekalipun membayangkan bisa mengenal orang se gajelas kamu Membayangkan hal - hal seru yang akan kita lalui bersama nanti Cerita enggak jelas yang kalau di rangkai bisa sangat bagus dan menarik Itu semua hal yang paling...

lemari es di pojok ruang rindu

dingin tak dapat disentuh beku terdiam di endapan butiran es yang kaku meluapkan tangis di antara malam yang menjadi - jadi merindukan sedih yang bahagia dan kini hanya akan menjadi tangis yang disesali bukan menyesal namun diratapi "jangan diam saja" temenung dalam sesal namun tetap membeku sadar hanya temu yang menjadi tuju terlalu melelahkan namun terlalu sulit dilepaskan "lantas bagaimana?" membara seperti api mengalir seperti air berjalan, tak dapat terhenti bara api kian membesar, jika dimatikan begitu saja begitupun air yang dibendung, akan meluap dan membasahi

Ungkapan pada Dirimu

Terimakasih kepada dirimu Karena kamu telah bertahan hingga saat ini Karena kamu telah berjuang sampai titik ini Karena kamu sudah melakukan yang terbaik Kamu hebat, kamu seorang pejuang Kamu tetep kuat berdiri kokoh disaat yang lain ingin bangun saja malas Kamu dapat melakukan hal - hal yang menurut orang lain mungkin tidak penting Tidak penting namun berpengaruh sekali terhadap orang banyak Terimakasih untuk tidak pernah ingkar janji atas dirimu sendiri Kamu lelah, tapi tetap melakukan Kamu bosan, tapi tetap di ulang kembali Kamu capek, tapi bermalas - malasan bukan seperti dirimu Terimakasih karena sudah mencoba menjadi yang terbaik

Usai

Akhir dari kata berharap adalah merelakan Lawan dari kata mencari adalah menghilang Mencari sesuatu yang akan menghilang enggak akan berguna. Ditemukan bukan Menemukan, mungkin akan menghilang Namun dengan ribuan keresahan bagi yang telah menemukannya.

Diambang Batas

Diambang Batas Menaruh harapan Terbayang Bahagia Jatuh Sedih Harapan hancur Berkeping keping Tercerai berai dan melelehkan senyuman hari ini Suruh siapa jatuh di hati yang salah Memohon kasih sayang Menaruh kasih dan tangis di setiap luka Siapa yang peduli akan dirimu Bahagianya bukan denganmu Kisah indahmu bukan dengan orang itu Menaruh dalam - dalam kecewa dan sakit Tapi, percaya atau tidak Rasa sayang selalu mengalahkan hati yang rusak akan kebencian

Fase melupakan

Kamu kesal, marah, kecewa. Itu semua udah gak ada guna nya lagi. Kamu itu bukan siapa-siapa di hidupnya, hanya bagian kecil dari masa lalu nya di kehidupannya yang lalu. Ingat, kamu hanya bagian kecil di hidupnya. Berhentilah untuk mengganggap kamu itu separuh bagian hidup nya, karena kamu sudah bukan jadi bagian di hidupnya lagi. Kamu tergantikan. Masa kejayaan mu udah habis. Kamu udah redup di ingatannya. Dia udah bahagia sama orang lain, orang yang menurutnya memberi kebahagiaan tiada tara. Tapi kamu pikir, kamu juga memberinya kebahagiaan tiada tara kala itu, terlihat sekali dari sikapnya dan raut wajah nya. 'Kala itu', berarti sudah sejak lama sekali kan. Dia sudah bisa melupakanmu. Dia sudah bisa melepaskanmu dari bagian hidupnya, kenapa kamu enggak bisa? kamu takut ? atau nggak tahu harus gimana?. Kamu pasti bisa karena hidupmu nggak selalu tentang dia. Biarkanlah dirimu berbahagia, berikanlah ruang untuk orang yang baru, yang mungkin bisa memberimu ruang di bagian h...