Terlambat
Terlambat Kita memang selalu ditakdirkan untuk tidak berpuas diri Apapun itu semua hal tentangmu tidak pernah sesuai dengan mauku Saat kamu bilang begini dan kamu berbuat begini , aku hanya ingin kamu berbuat begitu bukan begini Saat dulu aku ingin kamu peka, dan sekarang kau mengerti akan sinyal ku, tapi di waktu yang salah Dan Kenapa juga, Kenapa hati tak pernah berjalan seiring dengan logika Kenapa aku masih menyayangimu yang dalam logika tidak akan menyayangiku juga Kenapa aku tak pernah sekalipun logika berpikir kalau kau memang bukan untukku Terlalu banyak 'kenapa' untuk mu saat ini Namun sejak kemarin, Aku belajar untuk menyayangi diri sendiri, baru kamu. Karena aku pikir-pikir menyayangimu yang seperti itu cuma buang-buang energi dan waktu